UIN Alauddin Makassar

“ Tafakkur dalam Asa Peradaban “

Di ujung malam…aku menunggu-Mu

Ku pejamkan mataku, kututup telingaku

Kubuka mata hatiku dan berbisik hingga titik sel dalam tubuhku

Diam kujaga mulut hatiku, walau batinku teriak

 

Hanya sujudku memohon pada-Mu penuh iba

Biarlah Sang Tuan terbelunggu dalam makna kesucian

Dan aku yang kotor dan kerdil

Tafakkur aku berdoa penuh asa

Meminta ….. sebab Engkau yang punya

 

Aku juga hamba-Mu,

Izinkanku tuk dapat menyentuh belaian kasih-Mu, dalam keterbatasan gerakku

Kucoba membuai anganku, tiap detik yang berlalu adakah yang berarti???

Ataukah semua hanya ASA dalam genggamanku???

Biarlah kicauan burung meninabobokkannya

 

Dan aku takkan tenggelam dalam sedih karena bahagiamu

Karena esok pagi kan kubiarkan mentari membakar kulitku

Dan kubiarkan semangat peradaban yang ada dalam diriku

 

berkobar hingga membuatmu mengerti makna peradaban.

Copy link
Powered by Social Snap