UIN Alauddin Makassar

” Kesehatan adalah Tentang Makna Hidup “

Kehidupan modern telah membuat  banyak orang terjebak pada materialistik dan hedonism. Pemenuhan kebutuhan untuk kesehatan dianggap cukup jika jasmani telah mendapatkan apa yang diinginkannya. Kesehatan dan penyakit merupakan sebuah proses yang kompleks dalam kehidupan kita. Kesehatan bukan hanya masalah jasmani/fisik saja tetapi tentang ruhani/mental. Jika kita benar-benar percaya bahwa kita bisa mati bukan hanya karena “kegagalan jantung”, tetapi juga dari “kegagalan makna,” mungkin kita akan lebih memperhatikan makna yang kita buat dalam hidup kita.

Merasakan makna dalam hidup adalah sesuatu yang penting untuk kita perhatikan. Hal ini mudah diucapkan, tetapi sulit dilakukan. Kita terkadang lebih banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan kadar kolesterol, tekanan darah, diet, vitamin, berat badan, dan medical check up secara rutin tetapi kita tidak punya banyak waktu untuk memikirkan tentang makna dalam hidup untuk kesehatan. Persepsi dan makna positif bisa meningkatkan status kesehatan kita. Secara rutin, kita perlu menilai dan mengevaluasi potensi manusiawi kita untuk menjaga makna dalam hidup kita.

Kita perlu mengenali sains untuk dapat mengembangkan dan memperluas kesadaran dan potensi yang kita miliki. Kita perlu menyadari bahwa makna itu penting. Bukan hanya tubuh yang membutuhkan pemeriksaan tetapi juga makna kehidupan pribadi perlu pemeriksaan dari waktu ke waktu.

Semakin kita mengerti tentang makna dan cara hidup, semakin kita dapat memberdayakan diri sendiri untuk mengenali dan belajar cara yang lebih efektif untuk menangani masalah kehidupan. Manusia memandang sehat-sakit dalam beberapa aspek yaitu: sakit sebagai tantangan, musuh, sanksi atau ganjaran, kelemahan, relief, strategi, kerusakan, ataukah sebagai nilai. Ada hubungan yang sangat dekat yang harus kita pikirkan antara tubuh dan pikiran sebagai unit tunggal yang terintegrasi. Tantangan kita di abad 21 ini adalah bagaimana melakukan integrasi tekhnologi dengan tubuh dan pikiran dalam praktek pelayanan kesehatan. Bagaimana kita mampu menciptakan model integrasi pelayanan kesehatan yang dapat menjadi pedoman penyembuhan bagi diri sendiri dan orang lain.

Ada perbedaan yang penting dipahami dalam proses pengobatan dan penyembuhan. Setiap manusia sejatinya telah diberikan kelebihan oleh Tuhan untuk mampu menyembuhkan dirinya sendiri atau sebagai self healer. Sementara dalam dunia kesehatan proses pengobatan terhadap penyakit mengalami perkembangan yang sangat progresif yang semakin mengabaikan kemampuan manusia dalam menyembuhkan dirinya sendiri. Perkembangan kesehatan yang semakin modern berdampak pada pergeseran pola penyakit dari infeksi ke kardiovaskuler, kemudian bergeser ke penyakit degenerative dan saat ini pada penyakit mental disorder. Pergeseran ini seharusnya semakin menyadarkan kita bahwa mengenal dan memahami dengan baik tubuh dan pikiran sebagai keterkaitan yang dekat.

Kesehatan adalah tentang bagaimana kita menemukan makna hidup yang sejatinya bersumber dari tubuh-pikiran-spirit/soul. Proses penyembuhan adalah tentang bagaimana mencari pola penyebab sakit dirasakan. Dalam penyembuhan penting menekankan pada nilai-nilai kemanusiaan karena sakit sesungguhnya adalah sinyal konflik internal yang terjadi dalam tubuh kita. Beberapa tekhnik non invasive seperti diet, exercise, relationship, relaksasi dan lainnya dapat kita gunakan karena tubuh kita sejatinya bukan mesin yang baik atau buruknya butuh perbaikan. Tubuh harus dilihat secara dinamik dimana memiliki energy yang kompleks yang bersumber dari keluarga, tempat kerja, budaya, sejarah dan pengalaman hidup.

Penyakit dan kecacatan adalah sebuah proses dalam kehidupan untuk belajar memaknai hidup dan menekankan pada pencapaian kemampuan tubuh dan pikiran secara maksimal. Pikiran adalah faktor utama dan pendukung semua penyakit. Namun manusia diberikan kemampuan secara otonomi untuk dapat melakukan aktifitas sehari-hari secara mandiri khususnya dalam proses pencegahan penyakit dengan cara menjaga keutuhan hubungan dan tujuan tubuh-pikiran-jiwa. Kesehatan adalah harapan setiap individu dan sejatinya adalah keseimbangan dan harmonisasi antara tubuh-pikiran-jiwa.

 

Copy link
Powered by Social Snap